
Senin,19 Agustus 2024 – Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) STAI Kh Zainuddin Ponpes Mojosari Nganjuk tahun ini berlangsung meriah dengan berbagai nuansa baru. Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III, Abdul Hakim, M.H yang memberikan sambutan hangat kepada para mahasiswa baru.
Membentuk Generasi Cerdas, Berkarakter, dan Siap Berkontribusi
Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun 2024 di Sekolah Tinggi Agama Islam Kh. Zainuddin (STAIZ) hadir dengan semangat baru: “Smart to Be Smart”—sebuah tema yang mencerminkan tekad untuk membentuk generasi mahasiswa yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga cerdas secara emosional, spiritual, dan sosial.
Kegiatan ini menjadi gerbang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal dunia kampus lebih dalam, memahami nilai-nilai dasar keilmuan dan keorganisasian, serta membangun mindset cerdas dalam menyongsong perjalanan panjang sebagai akademisi muda. Di balik semangat “smart”, tersimpan tanggung jawab besar untuk menjadi insan berintelektual tinggi namun tetap rendah hati dan membumi.

Lebih dari Sekadar Orientasi
PBAK bukan sekadar ajang perkenalan kampus—melainkan forum pembentukan jati diri mahasiswa STAIZ sebagai agen perubahan dan kader umat. Melalui rangkaian materi, diskusi, seminar, dan penguatan karakter, mahasiswa baru diajak untuk memahami bahwa kecerdasan sejati lahir dari kesungguhan belajar, kedalaman berpikir, dan kepekaan sosial yang terus diasah.
Tema “Smart to Be Smart” juga menjadi refleksi bahwa menjadi pintar bukan tujuan akhir, melainkan proses panjang yang memerlukan kesadaran diri, kedisiplinan, serta semangat kolaboratif. Mahasiswa yang benar-benar cerdas adalah mereka yang tahu kapan harus bicara, kapan harus belajar, dan kapan harus melayani dengan hati.
Menjadi Mahasiswa yang Siap Menginspirasi
STAIZ berkomitmen mencetak lulusan yang berilmu, berakhlak, dan berdampak. Melalui PBAK ini, kampus menanamkan nilai-nilai dasar ke-NU-an, moderasi beragama, serta tradisi akademik yang berbasis pada adab dan keilmuan. Mahasiswa baru bukan hanya diperkenalkan pada fasilitas kampus, tetapi juga pada nilai perjuangan, sejarah, serta peran strategisnya sebagai generasi penerus peradaban.
Dengan semangat “Smart to Be Smart”, mahasiswa STAIZ didorong untuk menjadi pribadi yang cerdas menghadapi tantangan zaman, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur agama dan budaya. Karena di STAIZ, menjadi pintar bukan hanya soal nilai IPK, tapi soal nilai kehidupan.
Selamat datang mahasiswa baru STAIZ 2025. Saatnya menjadi cerdas—dan mencerdaskan. Smart to be smart, now is your time to rise!
