Bertepatan pada tanggal 11 November 2023 dikampus Staiz mengagendakan seminar inspiratif yang bertema “Meningkatkan Potensi Diri Menjadi Muttaqin Berprestasi”. Acara ini diagendakan khusus untuk seluruh Mahasiswa STAIZ dan bertujuan untuk mengisi perkuliahan agar tetap aktif dan bermanfaat.
Dalam acara ini pihak BEM lah yang berperan dalam kelangsungan, kelancaran, dan kesuksesan acara seminar ini. Seminar inspiratif ini mendatangkan 2 Narasumber dan 2 materi yang berbeda.
Seminar pertama mendatangkan Pemateri yang bernama “Agus Muhammad Abdullah Jauhari” dengan penyampaian materi yang berjudul “Peran santri sebagai agen perubahan dalam masyarakat”

Peran santri sebagai agen perubahan dalam masyarakat telah menjadi bagian integral dari sejarah dan perkembangan Indonesia. Santri, dengan dedikasi tinggi terhadap pendidikan agama dan pengetahuan umum, membawa dampak yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan sosial, budaya, dan politik di Indonesia.
Pertama-tama, santri dikenal sebagai penjaga nilai-nilai keagamaan dan moralitas. Melalui pendidikan di pesantren, mereka mempelajari ajaran agama Islam dan prinsip-prinsip kehidupan yang bermartabat. Dengan penguasaan yang mendalam terhadap ajaran agama, santri mampu menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjalankan kehidupan yang berdasarkan nilai-nilai etika dan moral yang tinggi.
Kedua, santri juga berperan dalam memelihara dan mengembangkan keberagaman budaya di Indonesia. Di pesantren, mereka tidak hanya belajar agama, tetapi juga menghargai keberagaman budaya yang ada di nusantara. Hal ini membantu mereka untuk menjadi mediator yang efektif dalam membangun dialog antaragama dan antarbudaya di masyarakat.

Ketiga, santri memiliki peran penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat. Banyak pesantren yang tidak hanya fokus pada pendidikan agama, tetapi juga memberikan pelatihan keterampilan dan pengetahuan umum kepada santri. Sehingga mereka tidak hanya menjadi ulama atau cendekiawan agama, tetapi juga profesional di berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Terakhir, santri juga berperan dalam pembangunan politik di Indonesia. Banyak ulama dan cendekiawan agama yang berasal dari kalangan santri aktif dalam memberikan pandangan dan pemikiran terhadap berbagai isu politik dan sosial yang ada di masyarakat. Mereka menjadi suara yang kritis dan konstruktif dalam membentuk kebijakan publik yang inklusif dan berkeadilan.
“Secara keseluruhan, peran santri sebagai agen perubahan dalam masyarakat tidak hanya terbatas pada dimensi keagamaan, tetapi juga meliputi aspek-aspek sosial, budaya, ekonomi, dan politik. Mereka membawa kontribusi yang berarti dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan kemajuan yang berkelanjutan di Indonesia” kata Agus Muhammad Abdullah Jauhari.

Seminar kedua mendatangkan pemateri yang bernama “Ning Namira Fauziah, Lc. ” Yang menyampaikan materi berjudul “meningkatkan kemampuan management waktu dan produktivitas”.
Meningkatkan kemampuan manajemen waktu dan produktivitas adalah kunci untuk mencapai keberhasilan dalam berbagai aspek kehidupan, baik itu di lingkungan kerja, sekolah, atau kehidupan pribadi. Salah satu cara efektif untuk mencapai hal ini adalah dengan membuat perencanaan yang terstruktur. Dengan menyusun jadwal harian, mingguan, atau bahkan bulanan, Anda dapat menetapkan prioritas dan fokus pada tugas-tugas yang paling penting. Selain itu, penggunaan alat bantu manajemen waktu seperti aplikasi kalender dan daftar tugas dapat sangat membantu dalam mengatur waktu secara efisien.
Penting juga untuk memahami dan mengelola gangguan yang dapat menghambat produktivitas. Gangguan ini bisa datang dalam bentuk notifikasi media sosial, panggilan telepon yang tidak penting, atau bahkan suasana kerja yang tidak kondusif. Membuat lingkungan kerja yang bebas dari distraksi dan menetapkan batasan waktu untuk memeriksa email atau media sosial dapat membantu mempertahankan fokus.

“Istirahat yang cukup dan menjaga kesehatan fisik juga berperan penting dalam meningkatkan produktivitas. Dengan memastikan tubuh mendapatkan istirahat yang memadai, kita dapat menghindari kelelahan dan meningkatkan konsentrasi serta efisiensi dalam menyelesaikan tugas. Olahraga rutin dan pola makan sehat juga dapat memberikan energi yang dibutuhkan untuk tetap produktif sepanjang hari.” kata Ning Namira Fauziah, Lc.
Terakhir, evaluasi rutin terhadap pencapaian dan metode manajemen waktu yang digunakan juga sangat penting. Dengan mengevaluasi apa yang telah dicapai dan mengidentifikasi area yang perlu perbaikan, Anda dapat terus meningkatkan strategi manajemen waktu dan produktivitas Anda. Melakukan penyesuaian dan adaptasi sesuai dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi akan memastikan bahwa Anda tetap berada di jalur yang benar untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

