Nganjuk, 15 Februari 2025 – Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan industri halal dan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), STAIZ bekerja sama dengan para mentor praktisi halal menyelenggarakan Workshop Mentoring Produk Halal. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membekali peserta—baik dari kalangan mahasiswa, pelaku usaha rumahan, maupun masyarakat umum—dengan pemahaman mendalam seputar proses dan pentingnya sertifikasi halal.

Workshop ini dihadiri secara antusias oleh puluhan peserta yang tertarik pada dunia usaha berbasis syariah. Mereka datang membawa semangat belajar dan ingin memastikan bahwa produk yang mereka hasilkan memenuhi standar kehalalan, baik dari sisi bahan baku, proses produksi, maupun distribusinya.

Para peserta mendapatkan materi langsung dari mentor berpengalaman dalam bidang sertifikasi halal. Materi yang dibawakan meliputi regulasi terbaru, standar halal nasional (HAS 23000), serta alur pendaftaran sertifikasi halal melalui SiHalal. Penjelasan disampaikan dengan lugas dan aplikatif agar peserta mudah memahami langkah-langkah praktisnya.

Mentoring Langsung: Dari Produk ke Sertifikasi

Nilai lebih dari workshop ini adalah adanya sesi mentoring langsung terhadap produk peserta. Setiap peserta diberi kesempatan untuk mengulas kembali produk yang mereka miliki, termasuk melihat komposisi bahan, jenis pengemasan, dan tata cara produksi. Tujuannya agar setiap produk siap diajukan dalam proses sertifikasi halal yang kredibel dan efisien.

Tak hanya bimbingan teknis, peserta juga diajak melakukan simulasi proses pengajuan sertifikasi melalui platform SiHalal milik BPJPH. Hal ini membuka wawasan baru bahwa sertifikasi halal kini tidak lagi rumit, apalagi jika didampingi oleh mentor yang tepat.

Beberapa peserta bahkan mengaku baru menyadari bahwa aspek kebersihan alat, pemisahan bahan halal-haram, dan penataan gudang menjadi komponen penting dalam penilaian sertifikasi halal. Workshop ini pun memberi mereka perspektif baru tentang pentingnya menjadikan bisnis sebagai ladang ibadah, bukan sekadar komersial.

Membangun Ekosistem Wirausaha Halal Berbasis Kampus

Workshop ini bukan hanya transfer ilmu, tapi juga menjadi cikal bakal terbentuknya komunitas bisnis halal berbasis kampus. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tak hanya menjadi pembelajar pasif, melainkan juga pelaku aktif dalam ekonomi umat yang berlandaskan nilai-nilai syariah.

HIMA PRODI ES(Ekonomi Syari’ah) sebagai penyelenggara mengungkapkan bahwa kegiatan ini akan dijadikan sebagai agenda rutin. Ke depan, peserta tidak hanya akan mendapat mentoring, tetapi juga akan dihubungkan dengan lembaga pendamping halal, koperasi kampus, hingga akses pembiayaan syariah.

STAIZ berharap kegiatan seperti ini akan melahirkan pelaku usaha muda yang visioner, profesional, dan menjadikan kehalalan sebagai identitas utama produknya. Karena bagi STAIZ, menjadi wirausahawan bukan hanya soal untung rugi, tetapi tentang tanggung jawab dan keberkahan.